Rumah Singgah Untuk Anak Penderita Kanker

Rumah Singgah Untuk Anak Penderita Kanker

Rumah singgah untuk anak penderita kanker, Penyakit kanker bukan hanya diderita oleh orang dewasa, akan tetapi juga dialami oleh anak-anak. Sedangkan kita semua mengetahui bahwa anak-anak juga membutuhkan pendidikan dan bermain.

Tentunya orang tua anak yang terkena kanker akan menguras pikiran, tenaga dan biaya demi pengobatan sekaligus perawatan anaknya yang terkena kanker.

Karena alasan tersebut, pada tahun 2006 Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia yang didirikan oleh Aniza M Santosa  dan Ira Soelistyo membangun rumah singgah untuk anak penderita kanker.

Di dalam rumah singgah ini anak penderita kanker bisa bermain dan belajar dimana biasanya dua hal tersebut seringkali diabaikan karena orang tua sudah terlebih dahulu dipusingkan dengan biaya pengobatan dan perawatan kanker yang sangat mahal.

Di rumah singgah ini anak-anak penderita kanker akan didampingi oleh pendidik dan relawan. Walaupun rumah singgah ini bisa disetarakan dengan hotel berbintang namun biaya yang dikenakan untuk masing-masing anak adalah Rp 5.000 per hari.

Rumah singgah ini dilengkapi dengan tutor dan ruang belajar untuk membantu anak-anak penderita kanker agar tidak putus sekolah.

Kesimpulannya, dengan biaya hanya Rp 5.000 per hari anak-anak penderita kanker bisa belajar dan bermain dengan fasilitas sekelas hotel berbintang.